RSS

Sorga dan Calon Penghuninya

05 Feb

Bapak-ibu yang dirahmati Allah…

Sebagaimana yang kita yakini bersama sebagai seorang Muslim, hidup ini di dunia ini tidaklah abadi. Masih ada hari Kiamat kelak. Pada hari itu, seluruh manusia bangkit dari kubur, lalu berkumpul di padang mahsyar. Menunggu pengadilan dari Allah SWT yang Maha Adil. Pada akhirnya, terbagilah manusia menjadi dua kelompok besar. Fariiqun fil jannah wa fariiqun fis sa’iiir. Sekelompok orang masuk ke dalam surga dan segolongan lainnya lagi masuk ke dalam neraka.

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membicarakan tentang surga dan calon-calon penghuninya. Surga dalam al-Quran selalu disebut dengan kata-kata jannah. Yang wujudnya surga itu merupakan seuatu tempat di akhirat nanti. Yang di dalam tempat itulah Allah akan memberikan balasan berupa kenikmatan yang tiada terhingga kepada hamba2nya yang shalih. Yang bentuk kenikmatan itu disebutkan oleh Allah dalam hadis Qudsi.

A’dadtu li ibaadiyas shalihiin. Ma La aiun ra’at. Wa la udzunun samiat. Wa la khathara ala qalbil basyar. “Aku sediakan buat hamba2ku yang shalih. Satu kenikmatan yang belum pernah dilihat oleh mata. Yang belum terdengar oleh telinga. Dan belum pernah terdetik dalam hati manusia.”

Kalau dalam al-Quran Allah menggambarkan kenikmatan surga itu dengan di bawahnya mengalir sunga-sungai. Maka, jangan dibandingkan dengan sungai2 yang ada di dunia ini. Kalau surga diceritakan dengan pohon dan buah-buahannya, jangan disamakan dengan pohon dan segala buah-buahan yang ada di dunia ini. Kalau surga bercerita tentang istana, ttg tempat tidur, semuanya tidak bisa disamakan atau dibandingkan dengan apa yang ada di dunia ini.

Ibu-ibu yang dirahmati Allah…

Di sanalah manusia akan menemukan kehidupan yang hakiki, yang sebenar2nya, yang tidak akan pernah berubah untuk selama-lamanya. Adapun kehidupan di dunia ini bolehlah kita sebut dengan kehidupan yang kamuflase, fatamorgana, atau dalam istilah agama sering disebut dengan kehidupan khayali. Ia berubah, ia bertukar, ia berganti oleh pergeseran masa dan pertukaran waktu. Kita jadi orang kaya di dunia. Bagaimana pun kekayaan kita, kekayaan itu tidak lain hanyalah khayali. Hari ini dia kaya, boleh jadi besok kehidupannya bangkrut.

Seberapa pun kekayaan kita, mampukan menolak penyakit jantung atau stroke yang diderita. Hampa berlimpah itu, mampukah menahan uban yang mulai tumbuh walau selembar. Atau mampukah menghindarkan pemiliknya dari kulit keriput seiring bertambahnya usia. Atau mampukah mencegah gigi yang mau permisi. Dan, harta yang sebegitu banyak itu dapatkah menolak kedatangan malaikat maut? Tidak sama sekali, ibu-ibu… itulah yang disebut dengan kekayaan khayali.

Ibu-ibu yang dirahmati Allah…

Nikmat yang dijanjikan oleh Allah di surga berlimpah ruah. Semua yang kita inginkan terkabul. Semua yang kita mau, langsung ada di depan kita. Mau buah sebanyak apapun, langsung tersedia. Mau makanan dengan aneka masakan; mulai masakan khas Eropa, khas Jepang, masakan khas Amerika, khas India, bahkan masakan khas Madiun juga bisa kita pesan di Surga. Semuanya langsung ada, tanpa harus capek-capek ngulek bumbu atau masak dulu.

Nikmatnya lagi, di surga itu tidak ada rasa kenyang. Makan sekarung buah pun, tak akan terasa kekenyangan. Yang dirasakan hanyalah nikmatnya makan dan makan. Dan lagi, kita akan buang air besar, kencing, ataupun kentut. Semua makanan kita berubah menjadi keringat yang baunya semerbak wangi.

Ibu-ibu yang dirahmati Allah…

Terus, siapakah orang-orang yang menjadi calon penghuni surga?
Di sini akan saya sebutkan beberapa ciri calon penghuni surga, sebagaimana dalam sebuah riwayat dari ad-Dailami: Tanda-Tanda Calon Penghuni Surga adalah.

1. Memaafkan orang yang pernah menganiaya
2. Berbuat baik pada orang yang berbuat buruk kepadanya
3. Memberi sesuatu pada orang yang pernah menghalang-halanginya
4. Jika mendapat kebaikan, dia selalu bersyukur
5. Apabila mendapat ujian, dia bersabar
6. Jika berkata, dia jujur, dan
7. Berjalan di antara manusia bagaikan orang hidup di antara orang yang mati. Maksudnya, dia tetap memegang teguh keimanan, dan tidak goyah walaupun banyak godaannya di sekitarnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Februari 2013 in Kultum

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Fath Indah Tour - Lamongan

Ibadah Nyaman, Khusyuk, dan Hemat

O. Solihin

katakan kebenaran itu meskipun terasa pahit

Pendidikan Madrasah

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan

Berbagi Ide sebagai Penonton

Cara Berpikir Menentukan Suksesnya Perusahaan

Kabar tentang Dunia Islam

Menyediakan Informasi yang Tepat agar Ummat Tidak Tersesat oleh Berita orang Fasiq/Kafir

Kata Bang DW

melawan sebuah dogma tentang ada rahasia dibalik rahasia

Indonesia Bangkit

Melek Politik karena Politik itu Asyik :)

ayo mendidik

Mengajar Sehari, Menginspirasi Seumur Hidup

RONIta Digital Printing

Creative Printing Specialist

%d blogger menyukai ini: