RSS

Korban Iklan, Jadi Coba Top Kopi

26 Jul

Wings kembali meluncurkan produk yang membuat jagat bisnis di Indonesia heboh. Kali ini yang diorbitkan adalah kopi–minuman kegemaran masyarakat Indonesia–dengan merk TOP KOPI. Sebelumnya, Wings membuat perusahaan penguasa persabunan Indonesia yang telah lama dikuasai Unilever bergoyang. Itu terjadi kala Wing mengorbitkan SoKlin untuk melawan produk Unilever Rinso. Ada juga Dia untuk melawan produk Attack. Dan berbagai produk-produk lain yang terus menggerus pasar Unilever dengan penawaran harga yang lebih murah.

Sebelum Top Kopi muncul, Wing juga telah membuat heboh Unilever dengan produk mie instan dengan merk Mie Sedaap. Mie yang dihargai lebih murah dari produk-produk Indofood macam Indomie, Sarimi, dan Supermie, itu benar-benar menjadi idola baru masyarakat. Apalagi dengan harga yang lebih murah. Bahkan, di desa saya penjual kelontongan kebutuhan pokok hanya menjual mie merk Mie Sedaap. Secara pribadi, saya sangat tak menyukai mie ini. Saya lebih tertarik dengan rasa Indomie yang lebih lezat.

“Gak jual Indomie, Mas. Di sini, orang-orang maunya sama Mie Sedaap saja,” kata si penjual suatu ketika saat saya menanyakan Indomie.

Wings selalu membuat strategi marketing yang jitu. Saat memunculkan iklan Top Kopi, Wings membayar Iwan Fals. Tentu saja butuh dana besar. Iwan Fals dikenal sebagai sosok yang cerdas, pencipta lagu yang produktif, dan pastinya butuh banyak “melek” malam untuk menciptkan lagu-lagunya. Dan, begadang tentu saja membutuhkan minum kopi. Itulah yang hendak ditanamkan oleh Wings terhadap para konsumennya.

Iklan Iwan Fals dengan TOP KOPI sangat gencar dilakukan. Bahasa iklannya pun sangat provokatif dan kena. “BONGKAR Kebiasaan Lama Anda. Ganti Kopi Anda dengan Kopi Asli Indonesia. TOP KOPI.” Iklan yang muncul berulang-ulang di berbagai stasiun televisi nasional. Hal yang kemudian diikuti dengan berbagai spanduk dan baliho besar di beberapa sudut kota yang potensial. Wings juga membagikan spanduk ukuran menengah yang dipasang di warung-warung dan toko-toko tradisional. Fantastis sekali.

Sebagai penikmat kopi, saya langsung tertarik mencobanya. Rasanya, masih di bawah rasa kopi Kapal Api (hitam) yang selama ini jadi pilihan saya untuk produk kemasan pabrik. Rasa pahitnya kurang tajam dan aroma kopinya juga belum seharum Kapal Api. Merk Kapal Api yang menjadi penguasa pasar kopi kemasan selama ini langsung bereaksi. Mereka memunculkan produk baru dan gencar pula melakukan iklan di televisi. Bahasa iklannnya pun seakan “melawan” iklan Top Kopi.

“Tetaplah setia dengan kopi asli Indonesia. Kapal Api.”

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 26 Juli 2012 in Catatan Harian

 

4 responses to “Korban Iklan, Jadi Coba Top Kopi

  1. michael jayavo

    14 Desember 2012 at 08:53

    Perang kopi semakin hari semakin seru!

     
    • ruanginstalasi

      14 Desember 2012 at 11:15

      Karena kopi kan kebutuhan harian, Pak. Jadi meskipun untuknya ratusan rupiah per bungkus tapi dikalikan jutaan bungkus terjual setiap hari. Bisnis yg menggiurkan bukan?!🙂

       
  2. Nimus pangkoras.M,pd

    19 Desember 2012 at 09:50

    Soal kopi kita boleh saja “Beda”Tapi soal rasa itu tergantung karakter yang berbicara,..Bhineka tunggal ika, itu tetap Esa..!

     
  3. andi aro tinelo

    15 Desember 2013 at 08:48

    Bongkar kebiasaan lama!

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Fath Indah Tour - Lamongan

Ibadah Nyaman, Khusyuk, dan Hemat

O. Solihin

katakan kebenaran itu meskipun terasa pahit

Pendidikan Madrasah

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan

Berbagi Ide sebagai Penonton

Cara Berpikir Menentukan Suksesnya Perusahaan

Kabar tentang Dunia Islam

Menyediakan Informasi yang Tepat agar Ummat Tidak Tersesat oleh Berita orang Fasiq/Kafir

Kata Bang DW

melawan sebuah dogma tentang ada rahasia dibalik rahasia

Indonesia Bangkit

Melek Politik karena Politik itu Asyik :)

ayo mendidik

Mengajar Sehari, Menginspirasi Seumur Hidup

RONIta Digital Printing

Creative Printing Specialist

%d blogger menyukai ini: