RSS

Tarawih Malam Pertama yang Gagal di Kramat

21 Jul

Malam pertama tarawih, saya sudah berniat akan melaksanakan di kantor Duta Masyarakat Biro Jakarta, di Kramat Raya Jakarta Pusat. Sebuah tempat yang sempat mengisi hari-hari kerja saya, dan malam-malam Ramadhan dengan mengadakan shalat Tarawih berjamaah. Teman-teman kerja–saat itu–mendaulat saya sebagai imam. Dan, malam ini mereka pun mengundang saya untuk menjadi imam shalat tarawih di malam pertama. Salah satu hal positif yang saya harapkan, adalah bisa bermain pimpong (tenis meja) di kantor seusai shalat tarawih.

Maka, sebuah telepon dari Pak Ipul menggerakkan saya berangkat. Tas ransel kupenuhi dengan celana pendek, kaos perlengkapan main pimpong, perlengkapan mandi, dan sarung. Dengan mengendarai angkot saya berharap bisa tiba di Kramat Raya 1 jam kemudian. Itu perkiraan normal, dengan pertimbangan arah perjalanan saya melawan arus kemacetan Jakarta.

Ternyata, prediksi berbeda dengan kenyataan. Baru nyampe di Perumahan Pesona Anggrek, mobil sudah sangat macet. Kata orang-orang macetnya bisa sampai ke kaliabang bungur. Wah, ini sih macetnya seperti pagi hari jam kerja, pikirku. Kuhitung-hitung perjalanan menembus kemacetan malam ini saja bisa mencapai 1-2 jam. Bagaimana dengan kemacetan sampai Kramat? Bisa tiba jam berapa saya di sana.

Akhirnya, dengan berat hati saya memutuskan untuk menghentikan perjalanan. Saya bayar ongkos angkot dan turun. Menyeberang jalan dan menunggu angkot yang membawa saya ke kontrakan. Di perjalanan, saya lihat orang-orang sudah berduyun dengan menenteng sajadah dan mukena, menuju masjid. Masjid An-Nur dekat kontrakan saya penuh. Bahkan, jamaah berjubel sampai di halaman. Saya gak dapat tempat nih kalau mau shalat di sini, pikir saya. Angkot terus berjalan dan tiba di kontrakan. Saya lihat ke arah musholla yang lebih dekat dengan kontrakan. Juga penuh. Jamaah meluber pula. Tak mungkin saya dapat tempat untuk ikut shalat bersama.

Kuputuskan malam itu saya shalat sendiri di kontrakan. Shalat Isya dan tarawih sendirian di kosan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Juli 2012 in Ramadhan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Fath Indah Tour - Lamongan

Ibadah Nyaman, Khusyuk, dan Hemat

O. Solihin

katakan kebenaran itu meskipun terasa pahit

Pendidikan Madrasah

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan

Berbagi Ide sebagai Penonton

Cara Berpikir Menentukan Suksesnya Perusahaan

Kabar tentang Dunia Islam

Menyediakan Informasi yang Tepat agar Ummat Tidak Tersesat oleh Berita orang Fasiq/Kafir

Kata Bang DW

melawan sebuah dogma tentang ada rahasia dibalik rahasia

Indonesia Bangkit

Melek Politik karena Politik itu Asyik :)

ayo mendidik

Mengajar Sehari, Menginspirasi Seumur Hidup

RONIta Digital Printing

Creative Printing Specialist

%d blogger menyukai ini: